Ranking Halaman

Kamis, 12 Juni 2014

Pemanfaat Shift Register Pada Mesin Inspeksi


Shift Register

Shift register atau register geser adalah salah satu pirantu fungsional yang banyak digunakan dalam system digital. Fungsi shift register dalam system digital adalah untuk menggeser data yang dilakukan dalam dua arah yaitu kea rah LSB (Less significant Bit) dan MSB (Most Significant Bit) dengan perintah clock. Shift register  berfungsi untuk memori sementara dan untuk pergeseran data ke kiri atau ke kanan (LSB atau MSB).

shift register
Shift register

Suatu metode pengidentifikasian register geser adlah bagaimana data dimuat dan dibaca dari unit penyimpanan, sperti yang ditunjukkan pada gambar diatas. Dari sisitem kerjanya shift register  dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis sebagai berikut:
  1. SISO (Serial In Serial Out) : shift register jenis ini     tidak mengubah format data karena dengan data masukan seri data yang keluar juga dalam format seri, hanya nilai dari data tersebut yang berubah.
  2. SIPO (Serial In Paralel Out):  shift register  jenis ini akan menggeser data seri dan mengeluarkannya secara parallel (bersamaan) tanpa mengubah nilai dari data tersebut.
  3. PISO (Parallel In Serial Out) : shift register jenis ini hanya mengubah format data dari parallel menjadi seri tanpa mengubah nilai dari data tersebut.
  4. PIPO (Parallel In Parallel Out) : shift register jenis ini akan mengubah nilai dari data yang digeser dengan format data tetap parallel.

Penerapan shift register pada mesin checkmate

Shift register dipakai dalam system digital mesin checkmate after labeler untuk memberikan informasi posisi botol didalam mesin sehingga mesin dapat mengeksekusi fungsinya dengan tepat. Jenis shift register yang dipakai secara umum adalah SISO (Serial In Serial Out). Pada mesin labeler dan checkmate masing-masing dilengkapi dengan encoderyang berfungsi untuk menyamakan clock atau pencacah sinyal digital. Untuk mensinkronkan kedua encoder maka dalam mesin checkmate area shift register dibagi menjadi dua yaitu mesin dan conveyor.

penerapan shift register dalam otomasi

Keterangan:
  1. Sensor bottle present (P.E. Sensor) : berfungsi untuk memberikan informasi keberadaan botol di dalam mesin. Ketika  P.E sensor terpicu sensor akan memberikan input data (1).
  2. Sensor cap detection (proximity sensor): berfungsi untuk mendeteksi keberadaan tutup botol (crown cork) pada botol. Ketika sensor mendeteksi logam (crown cork) sensor akan terpicu dan memberikan inputan data (1).
  3. Body label detection (camera system): berfungsi untuk mengambil gambar di area fornt body label dari botol. Ketika camera menangkap objek sesuai dengan contoh maka akan memberikan input data (1). Untuk produk tertentu berfungsi juga untuk mendeteksi kemiringa posisi (slanted position).
  4. Neck label detection (camera system): berfungsi untuk mengambil gambar di area neck label dari botol. Ketika camera menangkap objek sesuai dengan contoh maka akan memberikan input data (1). Untuk produk tertentu berfungsi juga untuk mendeteksi kemiringa posisi (slanted position) dan orientasi botol.
  5. Back label detection (camera system): berfungsi untuk mengambil gambar di area back body label dari botol dank ode produksi. Ketika camera menangkap objek sesuai dengan contoh maka akan memberikan input data (1). Untuk produk tertentu berfungsi juga untuk mendeteksi kemiringa posisi (slanted position).
  6. Filling level detection (sinar gama): berfungsi untuk mendeteksi ketinggian cairan di dalam botol. Ketika tinggi cairan sesuai dengan standard yang dipunyai mesin maka akan memberikan inputan data (1).
  7. Leakage detection (acoustic sensor): berfungsi untuk mendeteksi kebocoran botol.
  8. Acknowledgement signal (P.E sensor): berfungsi sebagai bottle present kedua diarea rejection. Ketika terpicu sensor akan memberikan informasi kepada mesin kalau botol sudah berada di area sortir (rejection area).
Rejector 1 (ecopusher): berfungsi untuk menendang botol yang tidak sesuai standard ke buffer 1. Yang termasuk buffer 1 adalah filling level, cap detection, dan leakage detection. Untuk menentukan botol direject pada area buffer 1 terdapat decision level 1 yang berada diantara shift register acknowledgement signal dengan ecopusher 1.  Pada decision level 1 terdapat master data yang berfungsi untuk menentukan botol lolos inspeksi atau tidak. Master data berupa data digital 1111=bottle present, cap, fill-level, dan leakage. Pada decision level 1 data dari bottle present, sensor cap, fill-level, dan leakage akan dikeluarkan secara parallel dan dibandingkan dengan master data yang terdapat pada decision level 1 (Y).
Fungsi inspeksi
Simbol
Go
NoGo
Bottle present
A
1
0
Cap detector
B
1
0
Filling level
C
1
0
Leakage
D
1
0

gerbang logika
9. Rejector 2 (ecopusher): berfungsi untuk menendang botol yang mempunyai penyimpangan standard pada label dank ode produksinya. Sama seperti pada rejector 1, data yang masuk dari masing-masing fungsi inspeksi dikeluarkan pada decision level 2 secara parallel untuk dibandingkan dengan master data yang terdapat pada decision level 2 (X).
Fungsi inspeksi
Simbol
Go
NoGo
Neck Label
J
1
0
Orientation
K
1
0
Neck label slanted position
L
1
0
Front Body label
M
1
0
Front body label slanted position
N
1
0
Back body label
O
1
0
Back body label slanted position
P
1
0
Imprint
Q
1
0

gerbang logika


1 komentar: